Kementan Berharap Pemuda Sukses Di Sektor Pertanian
By Admin

nusakini.com - Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) saat ini terus berupaya menumbuhkan minat generasi muda untuk bekerja dan berwirausaha di sektor pertanian. Salah satu upaya untuk mendorong generasi muda khususnya Mahasiswa dan Siswa untuk menjadi wirausahawan muda pertanian adalah dengan meluncurkan Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian atau yang biasa disebut PWMP.

Program PWMP dimulai sejak tahun 2016 dan membutuhkan waktu sekurangnya 3 tahun. Saat ini Program PWMP memasuki tahun Kedua yang merupakan tahap pengembangan yang sebelumnya sudah melalui tahap tahun pertama yaitu tahap penyadaran dan penumbuhaan serta ditahap berikutnya yaitu tahun ketiga tahap pemandirian, pada tahap pengembangan yang merupakan lanjutan pelaksanaan wirausaha, meliputi evaluasi kegiatan usaha, rencana pengembangan usaha, bimbingan teknis jaminan mutu produk, pendampingan dan temu inovasi wirausahawan muda pertanian
Untuk itu Pusat Pendidikan Pertanian selaku esselon 2 yang bertanggung jawab dengan program PWMP mengadakan kegiatan Pertemuan PWMP di Hotel Amaris Bogor pada tanggal 2-3 Maret 2017 yang dihadiri oleh unsur dari Perguruan Tinggi Mitra (PT-M), Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) dan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP). Mewakili Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Kabid Program dan Kerjasama Pendidikan, Dr. Ir. Siswoyo, MP mengatakan target dari kegiatan pertemuan ini adalah untuk berkoordinasi dengan pelaksana PWMP di masing-masing PT-M, STPP dan SMK-PP, menyusun outline modul tahap pengembangan PWMP, sedangkan untuk peserta PWMP yang baru bergabung (13 SM-PP) diberikan pengarahan sosialisasi mengenai PWMP. Ia juga berharap para peserta PWMP ditahun ketiga akan menjadi pengusaha-pegusaha muda yang sukses di sektor pertanian dan akan menjadi contoh pemuda yang lain bahwa berusaha di sektor pertanian ini sangat menjanjikan serta dapat memberikan kesejahteraan bagi pelakuknya. Tindaklanjut dari pertemuan tersebut adalah menyusun modul tahap pengembangan, TOT bagi pembimbing PWMP, dan Bimtek peserta. (FIKA/BAYU)